Saya adalah gerbang: Pada 2 Korintus 2:1, Yesus sebagai Gembala yang Baik di Yohanes 10 (Paskah Keempat)

I. Pembacaan Pertama: Akt 2, 14a.36-41“Petrus mengakhiri khotbahnya di Hari Pentakosta dengan pernyataan tegas: ‘Kenalilah dengan pasti seluruh rumah Israel, bahwa Allah telah menjadikan Tuhan dan Kristus ini, Yesus yang kalian salibkan’ (Akt 2:36). Pengumuman kedaulatan Kristus adalah inti dari kerygma awal. Kerumunan, tergerak di dalam hati, bertanya: ‘Apa yang harus kami lakukan, saudara-saudara?’ (v.37). Petrus menjawab: ‘Bertobatlah, dan setiap satu dari kalian dibaptislah dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosa-dosa kalian, dan kalian akan menerima karunia Roh Kudus’ (v.38). Janji itu ditujukan kepada mereka, kepada anak-anak mereka, dan kepada semua yang dipanggil Tuhan. Pada hari itu, sekitar tiga ribu orang menerima pembaptisan (v.41). Khotbah Pentakosta adalah kelahiran sejarah Gereja: dari pengumuman kebangkitan hingga pembaptisan, dalam satu hari, melalui pembukaan Roh Kudus.”II. Pembacaan Kedua: 1 Petrus 2, 20b-25“Petrus mendorong umat Kristen untuk menahan penderitaan yang tidak adil, dengan mempresentasikan Kristus sebagai teladan: ‘Jika kalian menderita karena melakukan kebaikan dan menahan diri dengan sabar, itu adalah kebaikan di hadapan Allah’ (1 Petrus 2:20b). Kristus menderita atas nama kalian, meninggalkan contoh bagi kalian untuk mengikuti langkah-langkahnya: ‘Dia tidak melakukan kejahatan, tidak ada tipu muslihat di mulut-Nya. Ketika Dia disiksa, Dia tidak membalas dengan ancaman. Dia menyerahkan diri kepada yang menilai dengan adil’ (v.22-23). Dia membawa dosa-dosa kalian di atas tubuh-Nya di atas kayu salib, supaya kalian mati bagi dosa dan hidup bagi ketaatan. ‘Lihatlah, kalian adalah domba-domba yang tersesat, tetapi sekarang kalian telah kembali kepada Gembala dan Pengawal jiwa-jiwa kalian’ (v.25). Gambar gembala dan domba-domba yang tersesat berasal dari Izajia 53, nyanyian tentang Pelayan yang menderita: Kristus adalah gembala yang sekaligus menjadi domba yang dikorbankan untuk yang lain.”III. Injil: Yohanes 10, 1-10“Yesus menggunakan gambar dari dunia peternakan Palestina.Apa yang masuk melalui gerbang kandang domba adalah gembala: penjaga membuka gerbang baginya, domba-domba mendengarkan suaranya, dan ia memanggil domba-domba dengan nama-namanya dan membawanya keluar. Mereka mengikuti gembala karena mengenal suaranya (Yoh 10, 3-4). Para Farisi tidak memahami perumpamaan ini. Yesus menjelaskan: «Aku adalah pintu domba» (v. 7). Para pendahulu-Nya adalah pencuri dan perampok: domba-domba tidak mengikuti mereka. «Aku adalah pintu: jika seseorang masuk melalui Aku, ia akan diselamatkan. Ia akan masuk dan keluar, dan akan menemukan padang rumput» (v. 9). Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan menghancurkan. Yesus datang «untuk memberikan kehidupan, dan kehidupan yang berlimpah» (v. 10). Perumpamaan ini menggambarkan hubungan antara Yesus dan setiap orang percaya dengan tiga elemen: pengetahuan saling mengerti (gembala mengenal domba-domba dengan nama-nama mereka, dan domba-domba mengenali suara gembala), keamanan (masuk dan keluar melalui gerbang adalah berada di bawah perlindungan), dan kelimpahan (bukan hanya bertahan hidup tetapi memiliki kehidupan yang berlimpah).Saya adalah pintu domba: siapa pun yang masuk melalui Saya, akan diselamatkan.
Yohanes 10:7, 9
Responses