Perjalanan Maria, Kematian, dan Asensinya dalam Tradisi Apokrif

Transitus Maria, Teks-teks Apokrif DormisiTransitus Mariae (“Perjalanan Maria”) adalah istilah umum untuk kumpulan teks apokrif dari abad keempat hingga keenam yang menceritakan momen-momen terakhir dalam kehidupan terestrial Maria, kematiannya (dormisi), dan perpindahannya ke surga. Teks-teks ini, meskipun tidak kanonik, merupakan dokumen yang membantu memahami iman Gereja pada abad-abad awal mengenai nasib akhir Ibu Allah. Teks yang paling penting adalah *Liber Requiei Mariae* (abad keempat, dilestarikan dalam bahasa Ethiopia) dan versi Yunani yang dikaitkan dengan Yohanes Evangelis dan Melitone dari Sardes (abad keempat-lima).Dormisi, kematian, kebangkitan, atau asumsi?Teks-teks Transitus menceritakan bahwa Maria, merasakan “perjalanannya” yang akan datang, memanggil para rasul yang secara ajaib berkumpul di Yerusalem. Yesus turun dari surga dikelilingi oleh para malaikat untuk menerima jiwa Ibundanya. Perdebatan teologis mengenai apakah Maria benar-benar meninggal atau hanya “terlelap” (koimesis) dan secara langsung diangkat ke surga membagi tradisi Timur (yang merayakan Koimesis, atau dormisi) dan arus Barat (yang cenderung kepada kematian nyata diikuti dengan kebangkitan segera). Paus Pius XII, dalam definisinya tentang Dogma Asumsi (*Munificentissimus Deus*, 1950), sengaja meninggalkan pertanyaan ini terbuka: dogma tersebut menyatakan bahwa Maria diangkat ke surga dalam tubuh dan jiwanya, tetapi tidak menentukan apakah ia meninggal atau tidak.Dari Transitus ke Dogma: Perjalanan Iman ke MagisteriProses yang mengarah dari literatur apokrif Transitus ke dogma tahun 1950 adalah contoh paradigmatik perkembangan dogma seperti yang dijelaskan oleh John Henry Newman. Iman Gereja dalam kemuliaan Maria, yang diuji oleh apokrif, dirayakan dalam liturgi Timur dan Barat, dipikirkan oleh para santo, dan diartikulasikan oleh para teolog, telah berkembang selama lima belas abad hingga menemukan formulasi dogmatik akhir. *Transitus Mariae* bukan sumber dogma, tetapi merupakan saksi tertua dari *fides qua* yang kemudian diartikulasikan dan dijamin oleh dogma tersebut.Pelajari lebih lanjut: Jelajahi *Asumsi Maria*, *Mariologi*, *Teologi Mariana*, dan *Program Pascasarjana Mariologi*.

Pasca-Sarjana di Mariologi

Apakah Anda ingin mendalami studi Anda dalam Mariologi? Kenali Program Pascasarjana Mariologi dari Locus Mariologicus – sebuah pendidikan akademik yang menggabungkan ketatasan teologis, kehidupan spiritual, dan tradisi hidup Gereja.

Daftar atau pelajari lebih lanjut →

Apakah Anda ingin mempelajari mariologi secara serius?

Artikel ini berasal dari karya-karya di perpustakaan Locus Mariologicus. Program Pascasarjana Mariologi membawa Anda ke sumber yang sama, dengan bimbingan akademik: Alkitab, Para Bapa Gereja, dan Magisteri, mulai dari dogma pertama hingga isu-isu kontemporer.

Pelajari Pascasarjana Mariologi

Related Articles

Responses