Perawan Maria Akita: Penampakan Jepang dan Tiga Pesan
Perawan Akita merujuk pada penampakan marian yang terjadi di Akita, Jepang, antara tahun 1973 dan 1979 kepada Suster Agnes Katsuko Sasagawa, anggota Institut Pio X dari Perawan Sakramen. Lokasi penampakan adalah komunitas keagamaan kecil Yuzawadai di Akita, tempat sebuah patung kayu Perawan mulai meneteskan darah dan air mata, fenomena yang diverifikasi 101 kali antara tahun 1975 dan 1981. Penampakan tersebut disetujui oleh Uskup Niigata, John Shojiro Ito, pada tahun 1984, dan dikonfirmasi oleh Kardinal Joseph Ratzinger (yang nanti menjadi Paus Benediktus XVI) pada tahun 1988 sebagai “bernilai iman”.
Agnes Katsuko Sasagawa: Penyembuhan Ketulian, Tanda di Tangan Kiri, dan Dimulainya PenampakanAgnes Katsuko Sasagawa lahir pada tahun 1931 di Niigata, Jepang, dan berkonversi ke Katolik pada tahun 1949. Dia menjadi tuli pada tahun 1973, tepat saat penampakan dimulai. Pada tanggal 12 Juni 1973, sebuah suara membimbingnya untuk berdoa di depan patung kayu Perawan. Pada tanggal 27 Juni, patung mulai berdarah di tangan kanannya. Agnes melaporkan tiga pesan yang berbeda yang diterimanya selama periode tersebut. Yang paling menonjol, ketuliannya sembuh secara ajaib pada tahun 1982, pada hari Perayaan Perawan Maria dari Lourdes, dan penyembuhan ini dikaitkan dengan perantara Perawan Akita.
Tiga Pesan Perawan Akita (1973): Konversi, Penebusan, dan Hukuman Masa DepanPesan Pertama (6 Juli 1973): “Banyak orang di dunia ini menyakiti Tuhan. Aku ingin memiliki jiwa-jiwa untuk menenangkannya. Untuk menunjukkan kemarahan Bapa Surga, Dia akan segera memberikan hukuman besar kepada seluruh umat manusia. Berdoalah dengan giat, Rosario, sebagai penebusan atas dosa-dosa yang terus dilakukan.”
Pesan Kedua (3 Agustus 1973): “Jika manusia tidak bertobat dan tidak memperbaiki diri, Bapa akan menghukum manusia lebih berat daripada pada saat Banjir. Akan datang hukuman yang lebih besar daripada Banjir. Api akan turun dari langit dan menghancurkan sebagian besar umat manusia. Mereka yang bertahan akan sangat sedih sehingga mereka akan menginvasi orang mati.”
Pesan Ketiga (13 Oktober 1973): “Seperti yang saya katakan, jika manusia tidak bertobat dan tidak berubah, Bapa akan memberikan hukuman yang mengerikan kepada seluruh umat manusia. Hukuman itu lebih besar daripada banjir. Setan akan menyusup bahkan ke dalam Gereja sehingga akan ada kardinal yang menentang kardinal, uskup melawan uskup. Gereja akan penuh dengan mereka yang menerima kompromi.”Air Mata Patung: 101 Episode antara 1975 dan 1981 dan Kesaksian IlmiahPatung kayu Katsura (sejenis akar jepang) mulai meneteskan air mata pada 4 Januari 1975 dan meneteskan 101 kali hingga 15 September 1981. Air mata tersebut dianalisis dan dikonfirmasi sebagai cairan manusia dari sumber yang tidak diketahui. Profesor Kaoru Sagisaka, ahli forensik dari Universitas Akita, mengonfirmasi bahwa sampel memiliki karakteristik jaringan manusia yang hidup. Air mata tersebut menarik perhatian media global dan menjadi faktor utama dalam penyelidikan gereja resmi.Persetujuan Gereja: Uskup Ito (1984) dan Konfirmasi Kardinal Ratzinger (1988)Pada 22 April 1984, Uskup John Shojiro Ito mengeluarkan Surat Pastoral “Untuk Menghormatkan Bunda Suci Akita”, menyatakan penampakan dan fenomena tersebut sebagai “sobaturnal” dan “layak untuk dipercaya”. Pada tahun 1988, Kardinal Joseph Ratzinger, yang saat itu menjabat sebagai Prefek Kongregasi Doktrin Iman, mengonfirmasi persetujuan ini, menyatakan bahwa penampakan Akita sesuai dengan pesan Fátima. Akita adalah salah satu penampakan Maria yang sedikit di Asia, bersama dengan Kibeho (Ruanda, 1981-1989), yang disetujui pada tahun 2001.Pelajari Lebih Lanjut: Jelajahi Mariologi, Penampakan Maria, Bunda Suci Fátima, Teologi Mariana, dan Program Pascasarjana Mariologi di locusmariologicus.org.Pasca-Sarjana dalam Mariologi
Apakah Anda ingin mendalami studi Anda dalam Mariologi? Kenali Program Pasca Sarjana Mariologi dari Locus Mariologicus, sebuah pendidikan akademik yang menggabungkan ketatasan teologis, kehidupan spiritual, dan tradisi hidup Gereja.Lihat juga: Panduan Lengkap Penampakan-Penampakan Maria yang Diterima oleh Gereja
Lihat daftar lengkap penampilan marian yang diakui oleh Gereja di locusmariologicus.org/aparicoes-marianas-reconhecidas/.Apakah Anda ingin mempelajari mariologi secara serius?
Artikel ini berasal dari karya-karya di perpustakaan Locus Mariologicus. Program Pascasarjana Mariologi membawa Anda ke sumber yang sama, dengan bimbingan akademik: Alkitab, Para Bapa Gereja, dan Magisteri, dari dogma pertama hingga isu-isu kontemporer.
Responses