Katekismus Roma (1566) – Mariologi Kontra-Reformasi dan Kontinuitas dengan Katekismus Gereja Katolik.
O Catecismo Romano (Catechismus ex decreto Concilii Tridentini ad parochos), yang diterbitkan oleh Paus Santo Pius V pada tahun 1566 berdasarkan perintah Konsili Trento, berisi salah satu presentasi mariologi yang paling sistematis dari Kontra-Reformasi. Meskipun tidak termasuk dalam Enchiridion Vaticanum (yang hanya mencakup periode pasca-Vatican II), Catecisme Romawi ini merupakan referensi yang mendahului Catecisme Gereja Katolik tahun 1992 dan sangat penting untuk memahami kelanjutan magisterium marian dari Trento hingga Vatikan II.
| Dokumen | Catechismus ex decreto Concilii Tridentini ad parochos |
| Pengarang | Santo Pius V (1566) |
| Perintah | Konsili Trento (1545-1563) |
| Bahasa Asli | Latin (dengan edisi resmi dalam Italia dan semua bahasa vernakular) |
| Struktur | Empat bagian: Credo, Sakramen, Dekalog, Doa |
Tiga Bagian Utama Mariologi dalam Catecisme Romawi
1. Maria dalam Credo, Komentar tentang “Natus Ex Maria Virgine”
Latin: Quamdimod Filius Dei a Patre genitus est ante saecula nullo modo nullaque ratione qua possit comprehendere, ita generationem eius in homines per humanam carnem voluit secundum potentiam suam et regis modi mediocritatem fieri, ita ut natus quidem ex Maria sanctissima Virgine sit, sed non per ordinem naturae communem inter homines, verum per Spiritus Sancti virtutem, contra omnes leges naturae, citra ullam Matris virginitatis violationem.
Portugis: Demor como o Filho de Deus foi gerado pelo Pai antes dos séculos de modo algum nem por nenhuma razão que possa ser compreendida, assim quis que a sua geração entre os homens segundo a carne humana se fizesse segundo o seu poder e na medida do seu modo régio, de tal modo que nasceu da santíssima Virgem Maria, mas não segundo a ordem comum da natureza entre os homens, verum per virtutem Spiritus Sancti, contra todas as leis naturais, sem nenhuma violação da virgindade da Mãe.
2. Maria sebagai Ibu Gereja
Catecisme Romawi (bagian I, art. III, n. 9) menyatakan bahwa Maria adalah Ibu tidak hanya dari Kristus tetapi juga dari semua orang Kristen yang lahir dalam Gereja, yang mendahului pengumuman resmi Mater Ecclesiae oleh Paus Paulus VI pada tahun 1964:
Latin: Eadem itaque Maria, quae est Mater Christi, Mater quoque omnium christianorum est facta, qui in eadem nascuntur Ecclesia.
Maria, yang sama adalah Ibu Kristus, juga menjadi Ibu dari semua orang Kristen yang lahir dalam Gereja yang sama.
3. Ave Maria sebagai Ringkasan Mariologi
Katekisme Roma mengabdikan analisis teologis panjang tentang Ave Maria sebagai ringkasan Mariologi. Setiap kata diuraikan:
- «Ave»: sapaan angelik, pengakuan akan martabat unik Maria
- «Maria»: nama pribadi (etimologi: «laut kesedihan» / «pencerah» / «ibu»)
- «Gratia plena»: kelimpahan anugerah, antisipasi Imakulat
- «Dominus tecum»: kehadiran unik Tuhan, Inkarnasi
- «Benedicta tu in mulieribus»: berkat yang paling unggul di antara semua wanita
- «Et benedictus fructus ventris tui Iesus»: keibuan Kristus
- «Sancta Maria, Mater Dei»: Dogma Efesus 431
- «Ora pro nobis peccatoribus»: perantara ibu
- «Nunc et in hora mortis nostrae»: intercessi eskatologis
Katekisme Roma dan Katekisme Gereja Katolik
Ada hubungan langsung antara Katekisme Roma (1566) dan Katekisme Gereja Katolik (1992):
Tema Katek. Roma CCC Keibuan Ilahi I, art. III, n. 7-9 nn. 494-495 Keperawanan Abadi I, art. III, n. 10-13 nn. 496-507 Keibuan Rohani I, art. III, n. 9 nn. 963-966 Model Gereja I, art. IX, n. 4-5 nn. 967-970 Devosi Mariana I, art. III, n. 14-15 nn. 971-972 Ave Maria IV, bagian II nn. 2676-2677 Makna Sejarah
Katekisme Roma dan Katekisme Gereja Katolik membentuk kurva lebih dari empat abad dari Katekese Mariana sistematis. Formulasi mereka, yang identik secara substansial, menunjukkan kontinuitas esensial dari Magisteri Mariana dari Trento (1566) hingga Vatikan II (1965). Tidak ada perubahan yang signifikan: banyak yang telah diperdalam.
Baca Lanjutan
Katekisme Gereja Katolik – Bagian-bagian Marian | Koncil Trento | Pio IV – Professi Iman Tridentina | Santo Pio V dan RosarioPasca-Sarjana dalam Mariologi
Apakah Anda ingin mendalami studi Anda dalam Mariologi? Kenali Program Pasca Sarjana Mariologi dari Locus Mariologicus – sebuah pendidikan akademik yang menggabungkan ketatasan teologis, kehidupan spiritual, dan tradisi hidup Gereja.Apakah Anda ingin mempelajari mariologi secara serius?
Artikel ini berasal dari karya-karya di perpustakaan Locus Mariologicus. Program Pascasarjana Mariologi membawa Anda ke sumber yang sama, dengan bimbingan akademik: Alkitab, Para Bapa Gereja, dan Magisteri, mulai dari dogma pertama hingga isu-isu kontemporer.
Responses