Klemens IX hingga Klemens XI – rosari, Tak Bernoda, dan devosi mariana (Doctrina Pontifikal IV, nn. 194-204)

Para periode 1667-1721, para koleksi Doktrin Pontificia IV: Dokumen Marian, para Paus-paus berikut:– Clemente IX (1667-1669): – Breve *Augustissimae* (17 September 1667) memberikan hak istimewa baru kepada persaudaraan Rosario. – Breve *Sincera Nostra* (21 Oktober 1667) membahas devosi terhadap Maria dalam pelatihan para imam. – Breve *Exigit* (31 Oktober 1667) mengatur perayaan-perayaan marian di beberapa keuskupan.– Clemente X (1670-1676): – Breve *Ad pastorale* (20 Agustus 1671) menggambarkan Maria sebagai *”Pastor jiwa-jiwa bersama dengan Baik Pastor”*. Clemente X menegaskan bahwa Maria bekerja sama dengan Kristus dalam karya pastoral Gereja, memproyeksikan teologi kो-redenasi dan kो-pastoran yang akan dikembangkan pada abad ke-19 dan ke-20.– Inocêncio XI (1676-1689): – Breve *Apostolatus Officium* (24 Maret 1679) melindungi doktrin Imakulat Konsepsi dari serangan jansenis yang menyajikan doktrin tersebut sebagai bertentangan dengan doktrin dosa asal.> *”Immaculatam Virginis Mariae Conceptionem… tanta a Sede Apostolica semper fuit auctoritate munita, ut eam negare aut in dubium vocare grave delictum constituat”*> “Imakulat Konsepsi Perawan Maria… selalu dilindungi oleh otoritas Gereja Suci sehingga menyangkalnya atau menempatkannya dalam keraguan merupakan kejahatan yang berat.”– Alexandre VIII (1689-1701): – Dekret 7 Desember 1690.

Dekrit Alexander VIII pada 7 Desember 1690, pada malam Imakulat Konsepsi, mengutuk proposisi jansenis yang menyangkal bahwa Kristus mati untuk semua manusia, yang mencakup penolakan terhadap universalitas rahmat Maria Perantara.

Inocencius XII (1691-1700), nn. 202-203

Dua dokumen dari Paus Inocencius XII mencakup Brief In excelsa (15 Mei 1693) tentang perayaan marian untuk Perayaan Kunjungan dan Asumsi, dan Bulla Sacrosancta (5 Agustus 1698) tentang devosi terhadap Hati Maria.

Clementus XI (1700-1721), n. 204: Bulla “Commissi nobis”

Bulla Commissi Nobis (6 Desember 1708) dari Paus Clementus XI adalah salah satu dokumen marian paling penting pada abad ke-18. Paus Clementus XI menjadikan perayaan Imakulat Konsepsi Bunda Perawan pada 8 Desember sebagai perayaan wajib di seluruh Gereja Universal, sebelumnya hanya perayaan opsional atau regional. Ini adalah pengangkatan liturgi terbesar Imakulat sebelum tahun 1854. Teksnya menyatakan:

«Festum Immaculatae Conceptionis Beatae Mariae Virginis in universa Ecclesia ab omnibus Christi fidelibus… tanquam festum de praecepto observandum esse decernimus et declaramus»

Kami menentukan dan menyatakan bahwa Pesta Imakulat Konsepsi Bunda Perawan yang Tak Bernoda di seluruh Gereja oleh semua umat Kristus… harus diperingati sebagai pesta wajib.

Baca Lanjutan

Jelajahi Mariologi, Ineffabilis Deus, Marialis Cultus, dan Program Pascasarjana Mariologi.

Pasca-Sarjana di Mariologi

Ingin mendalami pengetahuan Anda tentang Mariologi? Kenali Program Pasca Sarjana Mariologi dari Locus Mariologicus – sebuah pendidikan akademik yang menggabungkan ketatasan teologis, kehidupan spiritual, dan tradisi hidup Gereja.

Daftar atau pelajari lebih lanjut →

Pelajari cara berdoa Rosario dalam panduan kami: Cara Berdoa Rosario, langkah demi langkah.

Pelajari lebih lanjut tentang Konsepsi Tak Berkesalahan.

Ingin mempelajari Mariologi secara serius?

Artikel ini berasal dari karya-karya di perpustakaan Locus Mariologicus. Program Pascasarjana Mariologi membawa Anda ke sumber yang sama, dengan bimbingan akademik: Alkitab, Para Bapa Gereja, dan Magisterium, dari dogma pertama hingga isu-isu kontemporer.

Pelajari Program Pascasarjana Mariologi

Related Articles

Responses