Komisi diberikan kepada kita (1708): Perayaan Imakulaat yang wajib di seluruh Gereja (Doctrina Pontifikia IV, n. 204)
Bulla *Commissi Nobis* (6 Desember 1708) dari Paus Clemente XI merupakan salah satu keputusan mariologis paling penting dari kepausan sebelum Pius IX. Dengan menjadikan Perayaan Konsepsi Tak Bersalah (8 Desember) sebagai perayaan wajib di seluruh Gereja Universal, sang paus mengambil langkah strategis menuju definisi dogmatik tahun 1854.
| Koleksi | Doktrin Pausifik IV: Dokumen Mariologi, n. 204 |
| Paus | Clemente XI (1700-1721) |
| Dokumen | Bulla *Commissi Nobis*, 6 Desember 1708 |
| Tema | Perayaan 8 Desember wajib di seluruh Gereja Universal |
Konteks: Pertanyaan Kewajiban
Sebelum 1708, Perayaan Konsepsi Tak Bersalah pada 8 Desember dirayakan di banyak tempat, tetapi tidak secara universal wajib sebagai perayaan untuk semua Katolik. Beberapa keuskupan memiliki perayaan bebas, sementara yang lain mewajibkannya berdasarkan keputusan lokal. Clemente XI menyatukan praktik ini: 8 Desember ditetapkan sebagai perayaan wajib untuk seluruh Gereja Universal.
Kutipan Utama dari Bulla
«*Festum Immaculatae Conceptionis Beatissimae Virginis Mariae ab universis Christifidelibus… in posterum tanquam festum de praecepto observandum esse, declaramus, decernimus et mandamus; ita ut in eo Christifideles universi, sub peccati mortalis reatu, ab operibus servilibus abstineant, Missaeque sacrificio intersint*»
Kami menyatakan, menentukan, dan memerintahkan bahwa Perayaan Konsepsi Tak Bersalah dari Beatissima Virginis Maria harus dirayakan oleh semua umat Kristen… di masa depan sebagai perayaan wajib; sehingga semua umat Kristen, di bawah ancaman dosa kematian, menjauhi pekerjaan servis dan berpartisipasi dalam Perayaan Misa.
Makna Teologis dan Hukum
Dengan menjadikan perayaan de praecepto (wajib), Clemente XI secara implisit menyatakan bahwa Konsepsi Tak Bersalah adalah materi iman yang cukup pasti untuk menjadi subjek perayaan universal wajib. Ini bukan definisi dogmatik, tetapi setara liturgi: seluruh Gereja merayakan sebagai iman apa yang belum didefinisikan sebagai dogma. Ini adalah langkah terakhir sebelum Sixto IV (1483), Alexander VII (1661), dan Pius IX (1854) menyelesaikan proses tersebut.
Tanggal: 6 Desember
Secara simbolis, bulla bertanggal 6 Desember, malam sebelum Hari Santo Ambrosius dan dua hari sebelum Perayaan Konsepsi Tak Bersalah. Clemente XI ingin dokumen ini sampai pada waktu yang tepat untuk dibaca dan diterapkan pada perayaan 8 Desember tahun 1708.
Warisan Liturgi
Keputusan Clemente XI bertahan hingga saat ini: 8 Desember tetap menjadi perayaan wajib bagi umat Katolik. *Commissi Nobis* tahun 1708 adalah dokumen yang menetapkan kalender liturgi marial yang masih dipraktekkan oleh seluruh umat Katolik saat ini.
Baca Lanjutan
Telusuri Mariologi, *Ineffabilis Deus* (Pius IX, 1854), artikel tentang Clemente IX dan XI, dan Program Pascasarjana Mariologi.
Responses